Sholat sunnah Tahajjud adalah ibadah yang istimewa. Berbagai
keistimewaan dan manfaatnya sangat menakjubkan. Mulai dari ketenangan batin
hingga penyembuhan banyak penyakit lahiriah. Tidak sedikit diantara kita yang
ingin melakukannya. Namun, terkadang sulit sekali untuk melaksanakannya.
Berikut adalah tips yang diangkat dari Sunnah dan berbagai sumber praktis:
- Biasakan
tidur di awal waktu, jangan bergadang untuk hal-hal yang tidak penting.
- Bersungguh-sungguh
mengamalkan Cara
Tidur Rasulullah SAW
- Usahakan
tidak tidur dalam keadaan berhadats besar, agar tidak malas ketika bangun
malam. Jika berhadats, lakukan mandi
wajib terlebih dahulu
- Janganlah
paranoid dan menganggap bahwa bangun di sepertiga malam untuk melakukan
sholat tahajud itu sebagai pekerjaan yang berat karena akan berpengaruh
pada niat dan kekuatan itu untuk merealisasikannya
- Senantiasa
menjaga keikhlasan ketika berniat untuk bangun malam dan melakukan sholat
tahjud. Dengan niat yang ikhlas, insya Allah akan meringankan pekerjaan
yang semula tampak berat.
- Cobalah
untuk mengenali dan menyesuaikan waktu tidur masing-masing. Bila kita
telah tahu berapakah standar waktu tidur kita masing-masing, maka kita
akan dapat menentukan jam berapakah kita harus mulai tidur, sehingga kita
akan bangun tepat di sepertiga malam. Jika memang ada tugas yang harus
diselesaikan dan dibawa pada hari esok, lebih baik dikerjakan selepas
melaksanakan sholat tahajud, jangan dikerjakan pada waktu malam (sebelum
tidur) yang memakan waktu hingga larut malam dan akhirnya akan membuat
kita tidak dapat bangun di sepertiga malam (kesiangan)
- Jika
memang memungkinkan, usahakan melakukan tidur siang sebentar. Dengan tidur
siang, insya Allah akan membuat kita lebih kuat untuk bangun di sepertiga
malam dan melakukan sholat sunnah tahajud
- Jangan
lupa untuk senantiasa memasang alarm, dan letakkan alarm tersebut di tempat
yang jauh dari jangkauan tangan namun tetap dapat terdengar dengan jelas
(keras) oleh telinga. Dengan demikian, mau atau tidak mau kita akan
bangkit dari tempat tidur untuk mematikannya manakala alarm tersebut
berbunyi.
- Anda
juga dapat menggunakan program tahajud missedcall dengan teman-teman anda.
Buatlah jadwal berkelanjutan yang telah disepakati bersama untuk mengatur
siapa-siapa yang mendapatkan jatah untuk membangunkan
- Programlah
aktivitas siang hari anda dengan seefisien dan seefektif mungkin, sehingga
anda tidak terlalu kelelahan untuk bangun di sepertiga malam untuk
melakukan sholat tahajud. Hindari kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu
penting, yang akan menguras stamina anda.
- Tanamkanlah
kesadaran bahwa anda memiliki kebutuhan jasmani dan ruhani yang harus anda
penuhi keduanya dengan seimbang, tidak berat sebelah.
- Motivasi
diri anda untuk bangun malam dengan cara mempelajari dan mengingat betapa
besar keutamaan-keutamaan yang terdapat di dalam sholat tahajud.
- Tanamkan
rasa rindu untuk senantiasa bermunajat dan berkhalwat dengan Allah SWT.
- Hindari
maksiat, karena maksiat adalah sumber lemahnya kadar iman dan ibadah kita
kepada Allah SWT.
- Janganlah
makan malam terlampau kenyang, karena perut yang kenyang akan memberikan
efek mengantuk dan malas.
- Jika
anda telah berkeluarga, anda dapat membuat kesepakatan dengan anak dan
isteri berupa program sholat tahajud berjamaah, misalnya setiap tiga kali
dalam sepekan keluarga wajib melakukan sholat tahajud secara berjamaah.
- Jangan
lupa untuk senantiasa berdoa dan memohon kepada Allah swt agar diberikan
kemudahan untuk bangun malam dan melakukan sholat tahajud dengan ikhlas
dan khusyuk.
- Untuk
memantapkan kedisiplinan diri, anda pun dapat melakukan program
“self-punishment” bagi diri anda sendiri, manakala kesiangan atau lupa
tidak melaksanakan sholat tahajud. Tentunya, “self-punishment” ini
haruslah bersifat mendidik dan tidak terlalu keras. Ketika lupa atau
kesiangan sehingga tidak melakukan sholat tahajud, maka anda dapat
menghukum diri anda misalnya harus membaca Al Quran sebanyak 2 juz di hari
esoknya. 2 juz tersebut dapat anda baca per lima lembar setiap setelah
melakukan sholat fardhu.